Assalmu’alaikum
sobat
Bagaimana kabarnya?
Semoga tetap sehat dan tetap dalam
lindungan Allah SWT.
Setelah kita
belajar materi hukum nun mati dan tanwin Kali ini kina belajar hukum mim mati, artinya
kita fokus mim mati abaikan yang lain he..he.. ga ada ruginya belajar tajwid
dunia akhirat. Semoga bermanfaat ya gaaes...
Mim mati
atau mim yang berharakat (sukun), ketika bertemu dengan huruf hijaiyah, ada
tiga cara hukum membacanya, yaitu sebagai berikut:
1. Izhar Syafawi
Menurut
bahasa ikhfa’ syafawi adalah izhar (membaca jelas) di bibir.
Menurut
istilah tajwid adalah apabila ada huruf م mati bertemu dengan huruf hijayah selain huruf م dan ب . adapun cara membaca bacaan idzhar syafawi adalah dengan membaca huruf م dengan jelas, terang di bibir dalam
keadaan mulut tertutup).
Contoh :
إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِيْن terdapat bacaan izhar syafawi karena ada mim mati
bertemu Shod
2. Ikhfa
syafawi
menurut bahasa
ikhfa berarti samar. Ikhfa’
syafawi artinya membaca samar-samar dibibir
Ikhfa'
menurut istilah tajwid adalah apabila ada مْ bertemu dengan huruf ب . cara membaca ikhfa' syafawi adalah dengan cara membaca samar di bibir, yaitu antara izhaar dan idgam, dibaca dengan mendengung dalam
keadaan mulut terkatup.
Contoh : تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَة terdapat bacaan ikhfa' syafawi sebab ada mim mati
bertemu dengan Ba'
3. Idgam Mutamasilain (Mimi)
Hukum bacaan
idgam mutamasilain (mimi) terjadi apabila ada (م) mati bertemu
dengan (م). cara membacanya adalah dibaca idgham atau dirangkap/ditasjidkan.
Contoh:
عَلَيْهِمْ مُؤْصَدِة
Tidak ada komentar:
Posting Komentar