google-site-verification: googlee9d928baf2aef193.html l

Sabtu, 11 Juli 2020

Iman Kepada Hari Akhir

IMAN KEPADA HARI AKHIR


Iman kepada Hari akhir merupakan rukun iman yang ke 5, setiap muslim wajib mengimani/mempercayai adanya hari akhir. Tiada seorangpun yang tahu kapan datangnya hari akhir kecuali hanya Allah SWT.

A.         Pengertian Hari Akhir dan Iman Kepada Hari Akhir

Hari akhir adalah hari berakhirnya semua kehidupan makhluk hidup menuju kehidupan yang kekal dan abadi. Iman kepada hari akhir adalah percaya akan adanya hari akhir. Hari akhir adalah hari berakhirnya kehidupan dunia. Dunia yang kita huni pada saatnya akan hancur dan binasa. Manusia, hewan, dan tumbuhan melangsungkan kehidupan di dunia. Malaikat melangsungkan kehidupan di alam rohani. Jin melangsungkan kehidupan di alam ghaib. Akan tetapi, kehidupan dunia bukanlah kehidupan abadi. Pada suatu masa, kehidupan ini akan berakhir. Bumi yang kita huni akan rusak, tumbuhan dan hewan mati, dan manusia juga akan binasa. Malaikat dan jin juga akan mati. Kejadian inilah yang disebut hari akhir.

B.         Nama-Nama Hari Akhir

Hari akhir sering disebut juga hari kiamat yaitu hari dihancurkannya dunia dan semua isinya. Ada beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut.
        1.     Allah SWT akan menghapus alam semesta dan makhluk yang ada di dalamnya yang disebut kiamat.
        2.     Manusia akan dibangkitkan kembali sesudah mati dan dikumpulkan dihadapan-Nya disebut hari kebangkitan.
        3.     Segala sesuatu yang telah diperbuat manusia di dunia yang fana atau dihadapkan ke mahkamah Allah.
        4.     Allah menimbang amalan yang baik dan yang buruk.
Hari akhir sebagai satu rangkaian kehidupan yang abadi, sering disebut hari akherat. Adanya hari akherat mengandung hikmah yang penting, yaitu:
        1.     Untuk membuktikan bahwa Allah itu maha adil.
        2.     Untuk metnbuktikan bahwa "baik" itu ya balk, buruk itu ya buruk.
        3.     Supaya manusia dapat memetik pahala yang berlipat dengan amalnya.
        4.     Orang yang melakukan kebaikan ketika di dunia akan masuk surga, sebaliknya yang melakukan kejelekan akan masuk neraka.
Datangnya hari kiamat dimulai dengan terjadinya perubahan secara umum di alam semesta ini. Pada hari itu terjadilah peristiwa yang dasyat dan mengerikan, yaitu terjadi gempa bumi yang sangat dasyat sehingga bumi pecah-pecah dan isinya keluar berantakan. Hingga semuanya yang tampak ini rusak binasa. Kemudian semua makhluk yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa musnah seluruhnya.
Adapun nama-nama hari Akhir, di dalam Al Quran disebutkan sebagai berikut.
        1.     Yaumul Qiyamah, (hari kiamat).                  6.     Yaumul Jaza, (hari pembalasan).
        2.     Yaumud Din, (hari perhitungan agama).      7.     Yaumul Fashli, (hari keputusan).
        3.     Yaumul Hisab, (hari perhitungan).               8.     Yaumul Khulud, (hari yang kekal).
        4.     Yatimun Nusytir, (hari penggiringan).          9.     Yaumul Wa'id, (hari ancaman)
        5.     Yaumul Ba'tsi, (hari pembangkitan).           10.   Yaumul Hasrah, (hari penyesalan).

C.         Tanda-Tanda Datangnya Hari Akhir

        1.     Kemaksiatan merebak dimana-mana dan dilakukan secara terang-terangan.
        2.     Manusia kembali menyembah berhala seperti zaman dahulti.
        3.     Manusia melupakan Allah karena sibuk dengan urusan dunia.
        4.     Manusia telah kehilangan akal sehatnya dalam menghadapi segala permasalahan sehingga dengan perkara yang keci! saja sal mg membunuh satu dengan yang lainnya.
        5.     Manusia saling memfitnah.
        6.     Terjadi penyimpangan peredaran tata surya dan kecepatan rotasi dan revolusinya.
        7.     Umat Islam dan Yahudi melakukan perang yang sangat dasyat.
Pada hari akhir, alam semesta hancur berantakan. Hukum alam tidak berjalan sesuai dengan kodratnya. Matahari tidak terbit dan timur dan tenggelam di barat. Air tidak mengalir dari tempat yang tinggi tapi sebaliknya. Gunung tak lagi menjadi tiang pancang bumi tapi menjadi pemecah bumi yang sangat dasyat. Langit yang menaungi bumi sehingga makhluk hidup bumi bisa bernafas dan terlindung dan sengatan matahari, pecah berantakan.
Di alam akhirat manusia akan merasakan amal yang ditanamnya di dunia. Manusia yang waktu hidup di dunia beriman dan beramal balk, Allah akan membalas dengan surga. Sebaliknya orang yang tidak ben man atau kafir akan diinasukkan ke dalam neraka karena keingkarannya. Orang yang beriman tapi beramal jelek akan dihukum terlebih dahulti di neraka sebelum dimasukkan ke dalam surga.

D.         Dalil Naqli dan Aqil tentang Hari Akhir

Sebagai orang Islam, kita harus percaya akan datangnya hari akhir ini. Karena, Allah SWT telah menjelaskan masalah ini dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 281 sebagai berikut.
(Artinya :      Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. kemudian masing-masing diri diberi Balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)” (Q.S. Al-Baqarah: 281)
Di samping dalil aqli, keberadaan hari akhir juga dapat dipikirkan dengan alasan rasional (aqli atau akal). Salah satu teori yang menjelaskan penciptaan alam semesta adalah teori big bang. Teori big bang disampaikan oleh Kant Laplaz. Teori ini menjelaskan bahwa alam semesta ini bermula dan nihil atau tidak ada. Dengan memahami dalil naqli dan aqli tentang penciptaan dan hari kiamat kita semakin mengetahui bahwa kehidupan di dunia ini hanya bersifat sementara.

E.         Fungsi Beriman kepada Hari Akhir

            Fungsi beriman kepada hari akhir adalah sebagai berikkut ;
        1.     Meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
        2.     Meningkatkan semangat belajar atau berkarya.
        3.     Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat (sia-sia).
        4.     Mempererat persaudaraan.        
        5.     Menghindari perbuatan dosa.
        6.     Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

F.         Kiamat Sughra dan kiamat Kubra.
        1.     Kiamat Sughra
Kiamat sughra dimulai dengan adanya kematian, kemudian masuk ke alam kubur atau alam barzah.
a.     Mati (maut)
Setiap makhluk yang berjiwa pasti mengalami mati. Firman Allah SWT, Surah Ali-Imran, ayat 185:
Artinya :      "Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.”
b.    Alam Barzah
Alam barzah merupakan urutan alam ketiga setelah alam kandungan dan alam dunia sekarang ini. Juga merupakan perpisahan dari alam dunia untuk menempuh alam kubur atau alam barzah. Alam kubur bukanlah kuburan orang yang telah mati, melainkan alam setelah manusia mati.
        2.     Kiamat Kubra
Kiamat kubra adalah kiamat yang paling besar, dimana rusaknya alam semesta dengan segala isinya. Firman Allah SWT, Surah Al-Zalzalah ayat 1-2:
  
Artinya :      "Apabila bumi digoncangkan dengan gonoangan yang dasyat dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya."

Pada hari kiamat semuanya akan rusak, bulan tiada bercahaya lagi dan peredarannya pun tidak normal lagi. Sehingga antara planet-planet yang satu dengan yang lain akan saling bertabrakan.
Demikian pula bintang-bintang yang jumlahnya tak terhitung itu akan mengalami nasib yang sama. Matahari akan bertubrukan dengan bulan.